This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 18 Januari 2013

Proses Organisasi

Dalam sebuah organisasi pastinya ada sebuah proses yang dilakukan untuk memanage atau mengartur organisasi tersebut agar dapat berjalan dengan baik. Proses Organisasi adalah segala aktivitas-aktivitas utama yang dilakukan dalam suatu organisasi. Proses organisasi itu berkaitan dengan interaksi antar anggota di dalam suatu organisasi dan dapat diartikan sebagai prosedur bagaimana anggota dapat saling bahu membahu untuk membangun suatu organisasi.
  • Proses Komunikasi,  yaitu rangkaian kegiatan sebelum atau pada saat kejadian itu sedang terjadi. contoh : Koordinasi, rapat, pengumuman dll.
  • Hubungan antar peran, selain komunikasi Hubungan antar suatu anggota dalam organisasi itu sangat penting terutama untuk membangun proses kerja dari organisasi tersebut.
  • Tahap Pengawasan, dimulai komunikasi dalam tahap perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, penggunaan SDM yang layak, penggunaan anggraran, pengarahan, pelaksanaan, pengawasan, pencatatan dan pelaporann sampai pada organisasi selesai.
  • Pengawasan/pengendalian, Dalam sebuah proses diperlukan pengawasan/pengendalian terhadap pihak yang berwewenang agar suatu proses organisasi dapat berjalan dengan baik, terarah dan sesuai dengan tujuan.
Dalam organisasi juga sering terjadi perbedaan pendapat saat rapat ataupun diskusi antar anggota organisasi, untuk menghindari konflik maka pemimpin atau ketua organisasi harus pandai  dalam mengambil keputusan. Berikut ini ada beberapa proses dalam pengambilan keputusan :
  • Kewenangan Tanpa Diskusi, Metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik.
  • Kewenangan setelah diskusi,  Sifat otokratik dalam pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan metode yang pertama. 
  • Kesepakatan,  Kesepakatan terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil.

Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi penting sekali dalam organisasi, bahkan dalam kehidupan sehari-hari pun komunikasi penting sekali. Karena kita adalah mahluk sosial yang perlu ngobrol dengan teman, keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Maka dari itu pandai dalam berkomunikasi adalah senjata yang kuat dalam bersosialisasi apa lagi dalam organisasi.

Menurut saya komunikasi adalah proses interaksi antara dua orang atau lebih dengan harapan pesan yang disampaikan dapat di terima dengan baik. Menurut saya sangat penting mempunyai public speaking yang baik, karena manfaat yang kita dapatkan banyak sekali. Contohnya saat persentasi di kelas kita tidak akan grogi, mudah bergaul dengan teman dan masih banyak lagi. Begitu pula dalam organisasi, saat public speaking kita bagus maka kita akan mudah menyampaikan pendapat kita tanpa menyinggung pendapat orang lain.

Saya sendiri sedang melatih public speaking saya lewat Stand Up Comedy, karena menurut saya sangat menyenangkan melatih public speaking lewat stand up comedy. Selain public speaking saya terlatih disana juga saya bisa meluapkan keluh-kesah saya yang saya atur sedemikian rupa agar terdengar lucu, agar mudah diterima orang jadi saya atur menjadi lucu.So, saya sarankan untuk melatih public speaking anda dan saya tidak menyarankan harus lewat stand up comedy juga karena ada banyak cara untuk melatihnya, tapi jika anda ingin prosesnya menyenangkan maka cobalah stand up comedy.

Sabtu, 05 Januari 2013

Konflik Organisasi

Konflik mungkin sudah tidak asing di telinga kita, saat kita mendengar kata konflik yang terlintas di pikiran kita adalah sebuah perang, kisruh, perbedaan pendapat, dll. Karena memang di zaman sekarang konflik itu identik dengan hal-hal tadi. Tapi kalau kita lihat pengertian konflik secara sosiologi sendiri adalah "proses sosial antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain". Saya setuju dengan statemen itu karena memang konflik itu bermula dari perdebatan dua orang yang tidak mencapai kesepakatan bersama, karena tidak ada yang mau mengalah akhirnya terjadilah konflik.

Sumber konflik dalam organisasi itu berasal dari banyak hal, tapi yang sering terjadi itu dari perbedaan pendapat dan perbedaan kepentingan. Contohnya beberapa bulan yang lalu saat rapat paripurna di gedung DPR yang membahas kenaikan harga BBM, beberapa parpol ada yang setuju harga dinaikan dan ada yang tidak setuju harga BBM dinaikan. Nah perbedaan pendapat ini pasti berawal dari perbedaan kepentingan, parpol yang tidak setuju harga BBM dinaikan mungkin karena pro rakyat dan saya yakin ada juga yang tidak setuju karena untuk PENCITRAAN. Tapi saya yakin masih ada pejabat kita yang pro rakyat meskipun hanya sedikit sekali.

Saat terjadi konflik dalam organisasi secepat mungkin harus di selesaikan, karena jika di biarkan maka akan menimbulkan dampak buruk nantinya dan ini adalah tugas pemimpin organisasi untuk menyelesaikan konflik tersebut. Salah satu cara untuk menyelesaikan konflik adalah dengan mencari jalan tengah, meskipun saya yakin cara ini tidak akan mencapai kepuasan dari kedua belah pihak tapi ini cara yang mudah dan biasanya ampuh.

Organisasi


Organisasi menurut saya adalah sebuah perkumpulan yang mewadahi sebuah kegiatan. Kegiatannya ini bisa bermacam-macam tergantung dari tujuan dibuatnya organisasi tersebut. Organisasi juga mempunyai bentuk yg berbeda, contohnya ada organisasi lini, organisasi staf dan organisasi fungsional. Untuk lebih jelas mari kita bahas satu per satu.

  • Organisasi Lini
Bentuk organisasi yang menghubungkan langsung atasan dengan bawahan, sehingga komunikasi antara atasan dengan bawahan itu mudah dilakukan. Keuntungan dari organisasi ini adalah koordinasi lebih mudah dilaksanakan, tapi sayangnya bentuk organisasi ini hanya bisa digunakan untuk organisasi kecil. Selain organisasi lini ada juga organisasi lini dan staff, ini adalah gabungan dari organisasi lini dan organisasi staff.
  • Organisasi Staff
Suatu organisasi yang mempunyai hubungan dengan pucuk pimpinan dan mempunyai fungsi memberikan bantuan, baik berupa pemikiran maupun bantuan yang lain. Pada bentuk ini pimpinan mempercayakan sepenuhnya kepada para ahli dalam bidang masing-masing.
  • Organisasi Fungsional
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional. Artinya pimpinan hanya memberikan instruksi kepada kepala bagian dan kepala bagianlah yang menjalankan tugasnya masing-masing.

Senin, 05 November 2012

Macam - Macam Organisasi dari Segi Tujuan

Bahasan saya kali ini akan membahas tentang macam-macam organisasi dari segi tujuan, seperti judul di atas yg saya cantumkan. Sebelum kita membahas lebih lanjut kita harus tahu apa saja macam-macam organisasi tersebut, yg saya telah pelajari ada 3 macam organisasi dari segi tujuan, yaitu : Organisasi niaga, Organisai Sosial dan Organisasi Regional dan Internasional. baiklah mari kita bahas satu per satu.

     1. Organisasi Niaga

Organisasi Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya adalah untuk berniaga atau mencari keuntungan.Macam-macam Organisasi Niaga adalah :
  • Perseroan Terbatas (PT)
Adalah suatu perusahaan yang modal dan sahamnya terdiri dari saham milik pribadi dan sebagian dari pihak lain atau asing.
  • Perseroan Komanditer (CV)
Adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

  • Firma (FA)
Adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.
  • Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
  • Join Ventura
Join ventura adalah kerjasama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru. Dua pihak tersebut boleh pihak yang sama-sama dari dalam negeri maupun pihak dalam negeri dan luar negeri.
  • Trust
Trust adalah gabungan atau kerjasama dari beberapa perusahaan.
  • Kontel
Kontel adalah persekutuan berbagai perusahaan yang sejenis yang memiliki perjanjian tertentu.
  • Holding Company 
Holding Company adalah perusahaan yang sahamnya patungan yang biasanya mengawasi 1 atau lebih perusahaan . Kepemilikan sahamnya bisa sebagian atau keseluruhan.
     
     2. Organisasi Sosial
 
Organisasi Sosial atau yang sering di sebut Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan adalah :
  • Jalur Keagamaan
  • Jalur Profesi
  • Jalur Kepemudaan
  • Jalur Kemahasiswaan
  • Jalur Kepartaian & Kekaryaan

     3. Organisasi Regional dan Internasional

Organisasi Regional adalah oganisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota – anggotanya meliputi negara di dunia.
Organisasi Internasional adalah organisasi yang memiliki ruang lingkup yang lebih besar daripada Organisasi Regional, Organisasi Internasional wilayah yag terlibat didalamnya mencakup seluruh Negara di dunia. Contoh organisasi Internasional adalah PBB, karena organisasi ini bersifat terbuka untuk seluruh negara-negara di dunia.

Sumber Inpirasi : http://runbin798.blogspot.com/ 

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi

Baiklah kawan-kawan postingang kali ini saya akan membahas seperti judul di atas yaitu mengenai ciri-ciri, unsur dan teori organisasi. Mungkin kali ini saya akan mengutip sedikit teori dari blog-blog lain karena keterbatasan pengetahuan yang saya miliki. Baiklah langsung saja pembahasan di bawah ini.
      1. Ciri-ciri Organisasi
Ciri-ciri merupakan bagian yang mewakili sesuatu, dari ciri-ciri kita bisa mengetahui apa yg di maksud. Begitu juga jika yg di maksud kali ini adalah ciri-ciri organisasi, maka ini merupakan suatu bagian yg mewakili organisasi, yang membuat kita paham bahwa dari ciri-ciri tersebut kita bisa mengetahui apa itu organisasi. Adapun ciri-ciri dari organisasi secara umum adalah sebagai berikut :
  1. Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
  2. Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
  3. Adanya tujuan
  4. Adanya sasaran
  5. Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
  6. Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Jadi sekarang kita bisa tahu mana yang bisa disebut sebagai organisasi dan mana yang bukan. Jika Ciri-ciri di atas terpenuhi maka bisa disebut organisasi, jika tidak maka bukan organisasi.

      2. Unsur-Unsur Organisasi

Unsur pengertiannya hampir sama dengan ciri-ciri, tapi unsur ini lebih ke bagian penting dalam suatu organisasi. Jika salah satu tidak ada maka akan mempengaruhi yang lainnya. Adapun Unsur - Unsur Organisasi yang umum adalah sebagai berikut :
  1. Manusia (Man).
  2. Kerjasama.
  3. Tujuan Bersama.
  4. Peralatan (Equipment).
  5. Lingkungan.
  6. Kekayaan alam.
  7. Kerangka/Konstruksi mental
Dan secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur penting yaitu :
  1. Manusia.
  2. Kerjasama.
  3. Tujuan bersama-sama.
Jadi singkatnya unsur-unsur organisasi itu bisa terpenuhi hanya dengan 3 unsur penting di atas, karena unsur itu mewakili secara keseluruhan tentang organisasi.

      3. Teori Organisasi 

Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka. Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Seiring dengan perkembangannya teori organisasi dibagi dalam 3 macam, yaitu :
1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisonal)
    Contohnya adalah : Teori Birokrasi, Teori Administrasi, danManajemen Ilmiah.

2. Teori Neoklasik (Teori hubungan antar manusiawi)
    Menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.

3. Teori Organisasi Modern
    Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.


Sumber Inspirasi : http://raipeza24.blogspot.com










Sabtu, 06 Oktober 2012

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

Seperti judul di atas kali ini saya akan membahas tentang organisasi dan semua hal yg berkaitan dengan organisasi.
Karena temanya adalah organisasi maka kita harus tahu atau faham arti dari organisasi itu sendiri.  Menurut saya Organisasi adalah sekelompok individu yang membentuk suatu perkumpulan yg di dalamnya terdapat sebuah struktur yang di bentuk untuk mencapai suatu tujuan. Mungkin artinya  berbeda jauh dari para ahli yg mengemukakan pengertian organisasi, tapi karena ini artikel saya jadi terserah saya mau nulis apa aja. :p

Baiklah kembali ke topik kita tentang organisasi, menurut saya dalam sebuah organisasi ada 3 point penting yang harus di perhatikan agar organisasi tersebut berjalan sesuai dengan tujuan saat di bentuknya organisasi tersebut. Point-pointnya adalah sebagai berikut :
  •  Visi dan Misi
Visi dan misi sangat penting bagi sebuah organisasi karena ini adalah sebagai pondasi utama sebuah organisasi dan merupakan alasan kenapa organisasi tersebut di bentuk karena visi dan misi inilah yg nantinya dilaksanakan dalam kegiatan berorganisasi.
  • Struktur Anggota
Sudah dipastikan bahwa dalam sebuah organisasi itu harus jelas struktur keanggotaannya, siapa yang menjabat sebagai ketua, wakil ketua, angota dan sebagainya. Ini sangat dibutuhkan agar jelas dalam pembagian tugas dari masing-masing anggota dalam sebuah organisasi.
  •  Kerja Sama dan Komunikasi
Point ketiga ini adalah kunci utama dalam pelaksanakan kegiatan berorganisasi, karena kita tahu saat komunikasi berjalan dengan baik maka kerja sama akan tumbuh dengan baik pula dalam organisasi.

Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa sebuah organisasi akan terlaksana dengan baik saat Visi dan Misi di jalankan dengan Struktur Keanggotaan yang jelas serta dengan Komunikasi antar anggota yang baik sehingga Kerja Sama antar anggota berjalan selaras agar tercapainya tujuan bersama.