This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 06 Juni 2012

Manusia dan Pandangan Hidup

Bicara masalah pandangan hidup, kita semua tau bahwa pandangan hidup setiap orang itu pasti berbeda tapi tidak menutup kemungkinan jika ada beberapa orang yang pandangan hidupnya sama tapi tidak akan sama percis. Nah biasanya orang yang memiliki pandangan hidup yang sama itu akan dikumpulkan oleh Tuhan dalam suatu lingkungan ataupun persahabatan. Jika anda masih ragu dengan perkataan saya, silahkan anda cek sendiri orang-orang dalam hidup anda, tanyai mereka satu per satu maka anda akan menemukan sebuah kesamaan baik itu sifat maupun pandangan hidup. 

Saya sendiri mengalami hal itu, saya sekarang sedang menempuh masa perkuliahan di Universitas Gunadarma dan di kelas saya mendapatkan teman terbaik bagi saya dan itu karena kita memiliki banyak kesamaan baik itu pandangan hidup, sifat, kebersamaan, dll. Yang saya senangi dari kesamaan yang kami miliki adalah rasa kebersamaan dan sifat humoris yang kami miliki, itulah hal menarik yang kami miliki, kami memang bukan kumpulan orang pintar di kelas tapi anehnya kami mendominasi di kelas. :)

Ini adalah postingan saya di akhir semester 2, maka dari itu postingan ini akan jadi kenangan bagi saya. Seperti yang kita tau bahwa di Universitas Gunadarma itu pada saat tingkat 1 masuk ke semester 3 dan jadi tingkat 2, para mahasiswa kelasnya akan di pecah kembali dan itu artinya kami akan berpisah kelas. Tapi kami akan tetap bersama meskipun kelas kita terpisah.

Thanks for 1KA09, Easy to blend in with you, but so difficult to leave-taking with you. . .

Sabtu, 12 Mei 2012

Manusia dan Keadilan

Bicara masalah keadilan di Negeri tercinta ini itu sangat minim sekali, karena jika diperhatikan di Negri ini menganut azas "yg berduit yg dapet keadilan". Mengapa tidak, coba kita lihat berita kemarin-kemarin soal seorang nenek Aminah yang mengambil 3 buah kakao lalu dibawa kepengadilan dan dipenjaran selama kurang lebih 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan 3 bulan, tapi tetep totalnya 4 bulan 15 hari kan. Coba pikir "hanya 3 buah kakao" saja bisa dipenjara, padahal buah kakao itu sudah dikembalikan lagi oleh nenek Aminah. Miris sekali saya mendengar berita itu, dimana keadilan begitu hebat diterapkan bagi kaum  "Sendal Jepit" tetapi hukum begitu lemah jika berurusan dengan kaum "Kerah Putih". Dan yang lebih menyesakan bagi saya negara tidak merespon sedikit pun atas kejadian itu, mereka seperti tutup telinga dan mengacuhkan masalah yang mereka anggap kecil tapi akibatnya berdampak besar pada pandangan masyarakat tentang bobroknya moral Negri ini.

Di Negeri ini keadilan tidak pernah, baik bagi kaum "Sendal Jepit" atau pun kaum "Kerah Putih". Hukum tidak adil bagi kaum "Sendal Jepit" karena untuk urusan hukum, hukuman mereka cenderung diberikan lebih berat dengan alasan supaya jera kan itu tidak adil. Nah. Bagi Kaum "kerah Putih" juga hukum tidak adil, hukuman bagi mereka cenderung diringankan dan alasannya pun tidak diketahui. So hukum tidak ada yang adil.

Bagi kaum "Sendal Jepit" mencari Keadilan di Negri kita tercinta ini seperti "Mencari jerami dalam tumpukan jarum", banyangkan betapa sulit dan sakitnya.

Kamis, 05 April 2012

Manusia dan Penderitaan

Setiap manusia tidak akan lepas dari penderitaan, karena penderitaan adalah salah satu bumbu dalam kehidupan.  Jika penderitaan tidak ada dalam  hidup itu sama aja kaya sayur tanpa penyedap rasa, karena rasanya tidak akan lengkap jika hidup tanpa penderitaan.  Saya  bicara  seperti ini seperti orang yang paling menderita saja ya, padahal memang iya. Hehe...

Penderitaan memang perlu dalam hidup karena penderitaan adalah  salah satu guru terbaik, penderitaan mengajarkan  kita bahwa hidup itu tidak selalu menyenangkan dan terkadang tidak sesuai yg kita inginkan. Untuk itu kita harus  bisa mengerti  arti penderitaan  itu  sendiri, karena biasanya penderitaan itu hal  yang tidak menyenangkan bagi kita. Memahami penderitaan adalah salah satu cara menjauhkan kita dari penderitaan,  karena sedikit sekali orang yang bisa memahami makna sebenarnya penderitaan. Nah orang-orang seperti itulah yang bisa bertahan mengahadapi penderitaan dan membuat penderitaan itu menjadi senjata bagi  mereka agar mereka lebih kuat. Coba kita lihat orang-orang yg sukses diluar sana adalah orang sudah mengalami banyak penderitaan dan mereka tetap bertahan karena  mereka percaya bahwa Tuhan selalu ada di samping dia dan membantu dia,dan hasilnya mereka bisa membuat banyaknya penderitaan yang   mereka dapatkan jadi  sebiah kesuksesan.

Selain merasakan penderitaan sendiri kita juga harus mencoba mengerti penderitaan orang lain karena dari sana kita bisa belajar dan bisa mencegah penderitaan itu datang pada kita. Kita harus tau kalau belajar itu gak mesti yang berbentuk tulisan, karena jika kita hanya terpaku pada tulisan atau nama lainnya itu buku kita tidak akan bisa melangkah jauh. Terakhir dari saya hanya ingin mengingatkan jika kita mengalami penderitaan janganlah mengeluh dan membuat kita jauh dari Tuhan, karena sesungguhnya Tuhan sedang menguji kita karena Tuhan sayang pada kita. Karena sesungguhnya Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya dan Tuhan memberikan cobaan itu semata-mata untuk kebaikan kita dan membuat kita jadi lebih kuatlagi. Ingatlah bahwa Tuhan selalu  ada disamping kita dan Tuhan  selalu mengerti apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.

Kamis, 29 Maret 2012

Manusia dan Keindahan

Bicara masalah manusia dan keindahan, disini saya akan bicara tentang alam yang sebenarnya sangat indah, namun keindahan alam itu bisa hilang oleh tangan jahil manusia. Saya sengaja membahas keindahan alam karena saya yang lahir dari kampung yaitu di Kuningan, Jawa Barat. Saya lahir di sebuah desa yang keindahan alamnya masih terjaga, saya sangat menyukai lingkungan yang alami yang masih terpelihara. Dari kecil saya senang sekali main di kebun, hutan, bahkan sungai yang arusnya deras. Saat saya bermain itu rasanya saya bersatu dengan alam dan merasakan ketenangan yang diberikan oleh alam jika kita ramah kepadanya.

Namun setelah saya dewasa dan menginjak ke masa perkuliahan, akhirnya saya harus meninggalkan kampung halaman saya yang indah itu. Saya terpaksa harus pindah ke daerah Jakarta untuk menuntut ilmu. Setelah saya merasakan tinggal di Jakarta dan mengetahui seluk beluk kota ini, saya merasakan perbedaan lingkungan alam yang begitu drastis. Sumpah saat saya lihat Jakarta itu beda banget dengan kampung saya, baik dari cuaca, lingkungan, apalagi aura alamnya. Kalau bicara lagi keindahan alam, sepertinya Jakarta sudah jauh dari kata indah. Kita lihat saja masalah sampah di Jakarta tidak pernah selesai bahkan menyebabkan banjir, sungai sudah tidak bisa digunakan karena suada murni tercemar terutama oleh masalah sampah tadi, dan masih banyak lagi hal-hal seperti itu. Ada penanggulangan membuat taman tapi tamannya penuh dengan semen, tanahnya di kapling block, itu si bukan memberi solusi tapi nambah masalah khususnya banjir.

Alam sudah tidak bersahabat dengan manusia, itu sebabnya banyak terjadi bencana alam. Itu semua bukan salah alam tapi salah manusia, manusia terlalu banyak menghancurkan alam itu sebabnya alam benci kepada manusia dan mengadu kepada Tuhan karena Tuhanlah pencipta mereka. Alam adalah sahabat kita, tanpa alam tidak ada yang bisa membantu kita karena kita hidup sesengguhnya bergantung pada alam. Hormatilah dan jagalah alam, maka alam akan mengormati dan memberikan apa yang mereka punya.

Minggu, 25 Maret 2012

Manusia Dan Cinta Kasih

Kalau ngomongim masalah Cinta saya jadi galau, karena saya gak punya pacar.
haha... :-D
Tapi disini bukan ngomongin cinta antara pria dan wanita saja, tapi ini bikara masalah cinta kepada sesama manusia. Untuk itu kita sesama manusia harus saling memahami supaya terjalin hubungan yang baik, itu artinya kita harus memiliki rasa cinta terhadap sesama, cinta disini bukan berarti  saling suka antara dua orang saja tapi arti cinta disini adalah peduli terhadap sesama. Karena berawal dari kepedulian kita bisa memahami orang-orang yang ada di sekitar kita dan akhirnya terjalinlah komunikasi yang baik.

Jika melihat keadaan negara kita saat ini rasanya sedikit sekali rasa cinta para pemerintah terhadap rakyatnya, tingkat kepedulian pemerintah kepada rakyatnya itu sangat sedikit sekali karena kita bisa lihat sendiri bahwa keadaan rakyat Indonesia masih banyak warga miskin & tidak mampu, bahkan di suatu daerah ada yang belum terpasang listrik. Jika mereka mereka mempunyai rasa cinta mereka pasti akan peduli terhadap rakyatnya. Para pejabat itu terlalu dimanjakan oleh negara apalagi dengan fasilitas yang diberikan, sebenarnya apa yg mereka dapat itu tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Buktinya mereka hidup senang dengan fasilitas mewah tapi rakyat miskin malah semakin bertambah, lihat sendiri di berita itu sebabnya banyak tingkat kejahatan, gepeng(gelandangan & pengemis) & pengamen semakin bertambah itu karena mereka harus bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhannya terutama untuk urusan perut.

Memang sulit menumbuhkan rasa cinta tanpa adanya rasa ikhlas karena tanpa keikhlasan itu sama dengan terpaksa dan kita tau bahwa yang berawal dari keterpaksaan akan berakhir dengan ketidaksempurnaan. So saat anda ingin menumbuhkan rasa cinta lebih baik anda tumbuhkan dulu rasa ikhlas karena itu akan mendekati kesempurnaan. Kita tidak akan pernah menjadi sempurna karena sempurna hanya milik Awloh SWT, dan sempurna adalah milik Andra and the backbone (lagunya). Haha... :-D

Kamis, 15 Maret 2012

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam kesusastraan

Sebelum menulis artikel ini saya sempat kebingungan tentang arti Kesusastraan sehingga saya sulit mencari hubungan antara ilmu budaya dasar dengan kesusastraan, dan setelah mencari-cari akhirnya ketemu artinya yg berbunyi seperti ini, Secara etimologi (menurut asal-usul kata) kesusastraan berarti karangan yang indah. “sastra” (dari bahasa Sansekerta) artinya : tulisan, karangan. Akan tetapi sekarang pengertian “Kesusastraan” berkembang melebihi pengertian etimologi tersebut (From this web). Karena Kesustraan mengandung kata "Sastra", jadi saya akan menghubungkannya dengan sastra yang biasanya berhubungan dengan seni. Dan kesusastraan sendiri memiliki 4 bentuk, yaitu :
  • Puisi
  • Cerita Rekaan (fiksi)
  • Essay dan Kritik
  • Drama
Hubungan keempat bentuk kesusastraan diatas dengan ilmu budaya dasar saya akan jelaskan satu per satu.
  • Puisi
Biasanya puisi dalam setiap budaya daerah itu ada namun berbeda nama saja, contoh untuk daerah sunda mereka menamainya dengan sajak, dan mungkin di daerah lain pun berbeda tetapi konsepnya tetap sama. Puisi biasanya menggambarkan sebuah kejadian  dengan kata-kata yang berirama.
  • Cerita Rekaan (Fiksi)
Ini biasanya dibuat sebagai cerpen (cerita pendek), dongeng, novel atau roman. Untuk Dongeng sudah jelas menceritakan sebuah cerita rakyat dari kebudayaan masing-masing, seperti kabayan untuk daerah sunda dan masih banyak lagi. Tetapi cerpen dan roman biasanya ini dari khayalan atau imajinasi sang penulis jadi benar-benar fiksi dan bukan berasal dari sebuah kebudayaan. Namun untuk novel ada juga yang mengangkat sebuah kejadian dipelosok negeri ini menjadi sebuah cerita dalam novel, contohnya adalah fenomenal "Laskar Pelangi". Novel ini menceritakan kehidupan di daerah kepulauan Bangka Belitung yang jauh dari perkotaan dengan serba keterbatasan.
  • Essay dan Kritik
Essay itu merupakan salah satu bentuk karangan prosa yang biasanya mengemukakan opini penulis pada sebuah topik. Jadi Essay dibuat untuk mengkritik sesuatu yang tidak lazim terjadi dalam kehidupan, seperti kasus pembuatan WC dan kalender di DPR. Jika kita kreatif itu bisa kita buat menjadi sebuah essay.
Sedangkan Kritik karena ini berhubungan dengan kesusastraan maka kita sebut kritik sastra, merupakan hasil pengamatan sang kritikus terhadap keunggulan dan kelemahan suatu karya sastra. Ini bisa kita hubungkan dengan semua karya seni, kita ambil contoh saat seseorang menilai lukisan, menilai kualitas vokal seseorang, dsb.
  • Drama
Drama biasanya menceritakan  kembali sebuah cerita dengan memerankan masing-masing tokoh dalam cerita, drama biasanya di tampilkan dalam theater atau panggung dan ceritanya diringkas karena durasinya paling lama sekitar 2 jam, jadi yang ditampilkan hanya inti dari cerita tersebut. Drama itu paling jelas mengungkapkan kebudayaannya karena kebanyakan diangkat dari cerita sejarah dan cerita dari daerah yang terkenal. Tetapi drama juga bisa bisa ditampilkan untuk mengkritik sesuatu, seperti kritik sosial atau kritik kebijakan pemerintah.

Kesimpulannya bahwa ilmu budaya dasar selalu berkaitan dengan sastra, karena dalam sastra selalu terdapat nilai-nilai kebudayaan. Kita harus melestarikan kebudayaan karena budaya adalah warisan dari nenek moyang kita, jadi sebagai penerusnya kita harus melestarikan kebudayaan yang kita miliki.

Kamis, 08 Maret 2012

Manusia dan Kebudayaan

Kalau ngomong masalah manusia pasti gak bakalan lepas dari yg namanya kebudayaan, karena saat manusia berkumpul itu akan membentuk suatu kebudayaan berbeda dengan yg lain. Kebudayaan itu sangat beragam baik di Indonesia maupu di seluruh dunia. Kita lihat saja kebudayaan yg ada di Indonesia itu banyak sekali karena Indonesia merupakan negara dengan beragam suku budaya,seperti suku sunda, suku batak, suku madura, dan lain-lain. Karena banyaknya budaya di Indonesia saya gak bisa jelasin satu persatu, tapi disini saya akan bahas tentang budaya suku sunda karena asal saya yg asli orang Sunda.

Nah kalu bicara tentang kebudayaan Sunda pun itu banyak lagi, karena di setiap daerah Sunda itu pasti punya perbedaan dengan daerah lain. Waduh makin banyak aja nih, udah mah budaya di Indonesia banyak, setiap sukunya pun punya banyak budaya yg berbeda lagi, pantes Indonesia jadi negara yg banyak budayanya. :-D

Tapi disini saya akan bahas tentang budaya Sunda di daerah asal saya yaitu kota Kuningan tercinta. Saya sangat menykai kota asal saya itu karena bagi saya disana adalah tempat paling nyaman yg pernah saya tempati, iklim disana stabil dan cenderung sejuk karena letaknya dibawah kaki gunung ciremai. Berbeda jauh dengan kota jakarta yg kalau musim kemarau panasnya minta mandi, dan kalau musim hujan banjirnya minta libur (-,-). Loh ko malah curhat saya, ya udah kita kembali ke masalah kita tentang manusia dan kebudayaan karena kalo curhat nanti tulisannya jadi kepanjangan. Hehe...

Bicara masalah budaya kota Kuningan juga ada banyak, tapi yang paling terkenal adalah "Upacara Seren Taun" yg biasa di adakan di desa Cigugur. Upacara Seren Taun adalah upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan tiap tahun. Upacara ini biasa dilaksanakan pada tanggal 22 Rayagung (Dzulhijjah), dalam upacara seren taun inilah dituturkan kembali kisah-kisah klasik pantun Sunda yang bercerita tentang perjalanan Pwah Aci Sahyang Sri yang dinobatkan sebagai dewi padi dan merupakan sumber bahan makanan utama yang memiliki pengaruh langsung kepada 20 sifat wujud manusia. Saat dilaksanakan upacara ini biasanya banyak orang dari luar kota berdatangan ke Kuningan untuk melihat upacara ini, dan bahkan para turis dari luar negeri pun datang untuk melihat. Wih.. bangga donk saya sebagai orang Kuningan (hehe... :-D)
Sebenarnya masih banyak kebudayaan dari kota Kuningan yg ingin saya bahas disini, tapi karena keterbatasan waktu jadi saya cukupkan sampai disini saja pembahasan kita, lain kali kalau ada kesempatan Insya Awloh saya lanjutkan.

Inti dari pembahasan ini yaitu kebudayaan terbentuk karena adanya campur tangan manusia dan karena manusia juga kebudayaan bisa hilang begitu saja. Karena kita sebagai manusia yg menciptakan kebudayaan kita juga harus bisa menjaga dan melestarikan kebudayaan yg ada agar kebudayaan yg kita miliki tidak hilang atau di klaim oleh orang lain. Seperti pepatah mengatakan bahwa "Mempertahankan itu lebih sulit dari pada mendapatkan", untuk itu kita harus sadar kalau kita punya sesuatu yg harus kita pertahankan.
"Sadarlah sebelum sesuatu yg tidak kita inginkan menyadarkan kita."