Sabtu, 17 Desember 2011

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

Sebelum membahas mengenai masyarakat pedesaan dan perkotaan, sebaiknya kita mengetahui definisi masyarakat itu sendiri. 


Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain).

Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat yang tinggal di perkotaan yakni daerah yang lebih maju dan berkembang. Sedangkan masyarakat pedasaan merupakan masyarakat yang beertempat tinggal di kawasan pedesaan yakni daerah yang masih alami atau belum ada perubahan dalam pembangunan yang signifikan. Nah lalu apa bedanya masyarakat perkotaan dan pedesaan dalam suatu hal misalnya dalam hal kehidupan sosial masyarakat, dalam hal peluang kerja dan lain-lain. Mari kita bahas satu per satu.

  • Masyarakat perkotaan merupakan masarakat yang umunya tinggal di daerah perkotaan, daerah perkotaan biasanya lebih berkembang dari pada daerah pedesaan karena orang-orang cenderung memilih kota-kota untuk bekerja ataupun membuka usaha mereka. Ini membuat daerah perkotaan jadi berkembang dari pada daerah pedesaan, sehingga daerah pedesaan kurang mampu memenuhi kebutuhan dalam penyediaan pekerjaan untuk masyarakatnya dan ini yang membuat masyarakat pedesaan berpindah ke daerah perkotaan untuk mencari pekerjaan sehingga daerah perkotaan menjadi bertambah penduduknya. Karena di daerah perkotaan umumnya mengikuti arus globalisasi biasanya banyak kebudayaan-kebudayaan luar bisa masuk begitu saja dan mudah diserap begitu saja, contoh kecilnya dulu orang Indonesia saling gotong royong dan saling membantu antar sesama tapi sekarang orang-orang sudah menganut faham individualisme yg mengakar dari barat sehingga masyarakat kota kini lebih mementingkan dirinya dari pada membantu orang-orang disekelilingnya. 
  • Masyarakat pedesaan merupakan masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Daerah pedesaan biasanya kebalikan dari daerah perkotaan, orang-orang dari desa pun cenderung memilih kota untuk mencari nafkah baik itu bekerja maupun bewirausaha. Karena mereka pikir jika dikota pendapatan mereka akan lebih banyak dari pada di desa, alasan itulah yang membuat masyarakat desa berpindah ke kota-kota besar. Padahal jika mereka berpikir untuk membuka usaha di desa dan kemudian berniat mengembangkannya sampai terkenal saya pikir tempat bukanlah masalah untuk mereka asalkan mereka bis mengaturnya dengan baik. Sayangnya mereka lebih tertarik untuk berpindah ke kota karena melihat orang-orang di kota lebih sukses sari pada di desa, padahal kenyataannya persaingan di kota persaingan lebih ketat, siapa yang tidak bisa mengikuti dan menyesuaikan arus disana mereka akan tertinggal. Dan dari sekian banyak penduduk dikota hanya sedikit yang bisa bertahan dengan keadaan baik. Belum lagi karena kepadatan penduduk dikota menyebabkan lapangan kerja menjadi sedikit karena terlalu banyaknya penduduk dikota. Untuk menanggulangi hal ini sebaiknya pemerintah meningkatkan sektor pembangunan dan wirausaha di daerah pedesaan sehingga masyarakat desa tidak perlu ke kota untuk mencari pekerjaan.

Jika dibandingkan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan tentu sama-sama ada nilai positif dan negatifnya. Nilai positif dari masyarakat perkotaan yaitu mereka lebih mandiri untuk mengurusi keperluan hidupnya karena cenderung mengukuti arus perkotaan yg begitu cepat dan untuk nilai negatifnya masyarakat perkotaan cenderung memiliki sifat individualisme yang cenderung tidak mudah bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Sedangkan nilai positif  dari masyarakat pedesaan mungkin kebalikan dari masyarakat perkotaan, masyarakat desa masih jauh dari sifat individualisme karena mereka biasanya melakukan banyak hal secara bersama-sama sehingga mempererat silaturahim antar masyarakat. Dan untuk nilai negatifnya mereka kurang bisa berkembang karena cenderung menutup diri dari pengaruh luar, memang pengaruh luar banyak yang tidak baik tapi bukan berarti hal baiknya tidak ada, mungkin bisa dibilang mereka kurang bisa memfilter hal baik dan buruknya.
"Tapi kita semua adalah saudara baik itu yang di kota maupun yang didesa, justru karena perbedaan kita bisa saling mengerti, karena perbedaan itu indah."







Source :

0 komentar:

Posting Komentar